Raka Widyarma, anak bintang film yang sekarang menjadi wakil gubernur Provinsi Banten, Rano Karno, ditahan di Polres Bandara Suta, karena terkait pembelian barang haram jenis ekstasi sebanyak 5 butir dari Malaysia, lewat online.
Peristiwa ini berawal dari saat petugas Bea Cukai mencurigai satu paket kiriman yang berisi lima butir ekstasi datang dari Malaysia.
Dari penemuan itu pihak kepolisian melakukan pengembangan dan sampai akhirnya dengan yakin menangkap Raka.
Bersama Raka yang diamankan dari rumah di daerah jalan Perkici, Bintaro, ikut diciduk seorang perempuan bernama Karina Adetia,
Penangkapan itu sendiri berlangsung hari Selasa (6/3) lalu, tapi beritanya baru menguap kemarin. Menurut informasi, pihak kepolisian tengah mengembangkan kasus ini. Sementara menurut informasi, Raka mengaku baru sekali melakukan pembelian ekstasi lewat internet.
Rano sendiri Sabtu (10/3) malam akhirnya menggelar jumpa pers di kediamannya di Jl Karangsari VII, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Dia menumpahkan perasaan dan isi hatinya. Diawalinya dengan pernyataan seolah kepada anaknya, "Nanti malam kamu nonton TV ya nak, bapakmu akan menjadi besar karena ulah kamu.''
Rano menegaskan harapannya, ''Saya yakin anak ini akan sembuh karena dia nanti yang menggantikan saya, Hadapi ini dengan tawakal. Setelah ini izinkan saya tidak konferensi pers lagi, sudah empat hari saya tidak bisa tidur menghadapi masalah ini. Cukup saya dikejar, biar Raka tenang dulu," kata Rano.
Rano mengungkapkan Raka baru saja pulang ke ayah kandungnya. Memang sejak kecil Raka kerap diejek teman-temannya karena bukan anak kandung Rano.
Menurut Rano, Raka sudah tertekan karena diejek teman-temannya sewaktu SD, karena dia bukan anak kandung Rano. ''Makanya dia mungkin memakai seperti itu," kata Rano.
Dia kemudian mendoakan, semoga Raka dapat segera sembuh, sehingga dapat segera berkumpul dengan keluarganya. ''Saya berharap Raka bisa berubah setelah kejadian ini.''
Rano yang menahan airmata mengungkapkan keinginannya yang paling dalam, "Saya hanya minta, jika saya meninggal, tolong diadzankan jika saya meninggal. Saya nggak punya anak, saya nggak mau nangis di media.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar